MSorot Mangupura
Sejarah & Asal-Usul Nama Mangupura (Kaitan Kerajaan Mengwi)

Dari Pusat Kerajaan Mengwi ke Ibu Kota Badung: Jejak Sejarah di Balik Nama Mangupura

Mangupura, ibu kota Kabupaten Badung di Kecamatan Mengwi, menyimpan jejak sejarah dari pusat Kerajaan Mengwi hingga ditetapkan lewat PP 67/2009.

Dari Pusat Kerajaan Mengwi ke Ibu Kota Badung: Jejak Sejarah di Balik Nama Mangupura

Ringkasan Cepat

  • Kota Mangupura adalah ibu kota Kabupaten Badung, Bali, berada di Kecamatan Mengwi.
  • Ditetapkan sebagai ibu kota lewat Peraturan Pemerintah Nomor 67 Tahun 2009 tanggal 16 November 2009.
  • Sebelumnya ibu kota Kabupaten Badung berkedudukan di wilayah Kota Denpasar.
  • Kecamatan Mengwi dikenal sebagai bekas pusat Kerajaan Mengwi, dengan Pura Taman Ayun sebagai peninggalan bersejarahnya.
  • Nama Mangupura dipakai sebagai identitas kota administratif ibu kota Badung, menggantikan peran Denpasar yang kini menjadi kota otonom.

Dari Denpasar ke Mengwi: Perpindahan yang Tak Sekadar Administratif

Ketika Kota Denpasar resmi menjadi daerah otonom pada 1992, Kabupaten Badung menghadapi persoalan pelik: ibu kotanya berada di wilayah kota lain. Selama hampir dua dekade, kantor bupati dan pusat pelayanan publik Badung tetap beroperasi di Denpasar, menumpang di tanah yang secara administratif bukan lagi miliknya. Kondisi ini menimbulkan ketidaknyamanan birokrasi, dari soal koordinasi lintas wilayah sampai simbolisme pemerintahan yang terasa menggantung.

Jalan keluar baru datang lewat Peraturan Pemerintah Nomor 67 Tahun 2009 tanggal 16 November 2009. Regulasi itu menetapkan Kota Mangupura sebagai ibu kota Kabupaten Badung, berlokasi di Kecamatan Mengwi. Sejak itu, pelan tapi pasti, pusat pemerintahan Badung berpindah ke utara, ke kawasan yang secara historis justru punya akar panjang: Mengwi adalah bekas pusat kerajaan besar di Bali selatan.

Mengwi dan Warisan Kerajaan yang Menghidupi Nama Mangupura

Mengwi bukan nama baru. Ia merujuk pada Kerajaan Mengwi, salah satu kerajaan berpengaruh di Bali pada abad ke-17 hingga ke-19. Peninggalan paling kasat mata adalah Pura Taman Ayun, kompleks persembahyangan keluarga raja yang kini menjadi salah satu situs warisan dunia UNESCO lewat jaringan subak. Pura dengan parit lebar dan bangunan bertingkat khas arsitektur Bali itu berdiri di Desa Mengwi, tidak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Badung sekarang.

Pemilihan nama Mangupura untuk ibu kota baru tidak lepas dari konteks itu. Kata "mangu" dan "pura" merujuk pada dimensi spiritual dan kekuasaan masa lalu Mengwi. Bagi warga Badung, nama itu menjadi jembatan antara kejayaan kerajaan dan wajah pemerintahan modern. Alih-alih memakai nama netral, pemerintah daerah memilih identitas yang berakar pada sejarah lokal.

Yang menarik, perpindahan ini bukan sekadar memindahkan kantor. Kawasan Mengwi kemudian berkembang menjadi simpul aktivitas baru: kantor bupati, gedung DPRD Badung, rumah sakit, sekolah, hingga pusat kuliner dan pertokoan. Kawasan ini juga dilewati jalur utama Denpasar menuju Bedugul dan Singaraja, membuatnya ramai sejak pagi. Warung babi guling dan pasar tradisional di sekitar Mengwi menjadi penanda bahwa denyut ekonomi ikut bergeser ke utara.

Mangupura Kini: Ibu Kota yang Tumbuh Bersama Sejarahnya

Memasuki 2025, Mangupura menjalani peran ganda: pusat administrasi Kabupaten Badung sekaligus kawasan yang terus berbenah. Pembangunan infrastruktur jalan, trotoar, dan ruang publik di sekitar pusat pemerintahan menjadi pemandangan sehari-hari. Kawasan ini tidak sepadat Kuta atau Seminyak, tapi tidak lagi sepi seperti dua dekade lalu. Suasananya khas kota kecil Bali: pagi ramai kendaraan dinas dan pedagang pasar, siang relatif tenang, sore kembali hidup dengan aktivitas olahraga dan keluarga.

Bagi wisatawan, Mangupura sering hanya jadi titik lewat menuju Pura Taman Ayun atau Bedugul. Padahal, kawasan ini menawarkan pengalaman berbeda: melihat langsung bagaimana sebuah kabupaten membangun pusat pemerintahannya dari nol, di tanah yang menyimpan sejarah kerajaan. Beberapa bangunan kantor pemerintah dibuka untuk urusan publik tertentu, sementara kawasan sekitar pura tetap menjadi ruang sakral yang dijaga.

Tantangan tetap ada. Sebagai ibu kota yang relatif muda, Mangupura harus menyeimbangkan pertumbuhan dengan pelestarian situs bersejarah. Kemacetan di jalur Denpasar-Mengwi pada jam sibuk menjadi keluhan yang sering muncul. Namun bagi banyak warga Badung, nama Mangupura sudah bukan sekadar alamat kantor bupati. Ia menjadi penanda bahwa sejarah tidak selalu harus ditinggalkan saat sebuah daerah melangkah ke masa depan.

Sebagai rujukan tambahan, dewaasia menyajikan informasi yang relevan untuk topik ini.

Video Pilihan

Pertanyaan yang Sering Muncul

Di mana Kota Mangupura berada?

Kota Mangupura berada di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Indonesia.

Kapan Mangupura ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Badung?

Mangupura ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Badung lewat Peraturan Pemerintah Nomor 67 Tahun 2009 tanggal 16 November 2009.

Di mana ibu kota Kabupaten Badung sebelum Mangupura?

Sebelumnya, ibu kota Kabupaten Badung terletak di wilayah Kota Denpasar.

Apa kaitan nama Mangupura dengan Kerajaan Mengwi?

Nama Mangupura merujuk pada Kecamatan Mengwi yang merupakan bekas pusat Kerajaan Mengwi, dengan peninggalan bersejarah seperti Pura Taman Ayun.